Perlukah Berdo’a?

                             Do’a mungkin merupakan suatu teori yang secara umum difahami setiap orang. Layaknya setiap udara yang kita hirup, berbagai konsep dan paradigma tentang “Do’a” seolah tercurah pada setiap wadah pemahaman manusia dengan atau tanpa melalui konduksi iman dan dogma – dogma sekalipun. Sebagian yang terkesan faham, menspesifikkan do’a sebagai ritual teknis sesuai kondisi dan waktu – waktu tertentu, sebagian lagi latah dengan konsep universalitas segala nilai dan pada akhirnya berimbas pada lahirnya bermacam – macam slogan jagat raya “The Power of Prayer”, “how to do nothing and still think you’re helping”, “niat,usaha dan do’a”, “prayer! is the best armor agains all trials”,”don’t panic, just pray”…. dan rangkain kata – kata indah lainnya. Lantas apakah do’a yang diyakini begitu istimewa tersebut terbatas pada basa – basi motivasi belaka? Atau justru terlalu istimewa sehingga dianggap sebagai senjata andalan terakhir saat tidak ada lagi pilihan? atau semacam media pengaduan imajiner tanpa batas tanpa norma?

Continue reading

Mengapa [ber]-Filsafat?

Rangkuman pelajaran dari seorang [TUA] bijaksana
PP D Bams. D

FILSAFAT ITU RUWET, MENYESATKAN, TAK ADA GUNANYA, BAHKAN BERBAHAYA.
MENGAPA BERFILSAFAT

Continue reading