Israel Lebih Syariah…

                       Indonesia boleh saja mengklaim sebagai negara berpenduduk mayoritas muslim terbesar. Dari sekitar 240 juta penduduk di Indonesia 90 persen pemeluk Islam. Arab Saudi juga pantas menyebut diri sebagai pusat peradaban umat Islam. Namun, soal urusan praktek ajaran agama yang dibawa oleh Nabi Muhammad itu, dua negara ini jauh dari kata membanggakan. Menurut penelitian dilakoni oleh Scheherazade S. Rehman and Hossein Askari dari Universitas George Washington di Ibu Kota Washington DC, Amerika Serikat, posisi Indonesia dan Saudi jauh merosot dalam Indeks Ekonomi Islam. Dari 208 negara disurvei, 37 peringkat teratas ditempati oleh negara-negara non-muslim, seperti dilansir surat kabar the Jerusalem Post, Kamis (8/11).

Menurut kedua ilmuwan itu, nilai-nilai Islam lebih berhasil diterapkan di perekonomian negara-negara non-muslim ketimbang negara-negara dihuni mayoritas umat Islam. Menurut daftar itu, Israel menempati posisi ke-61, di atas Bahrain (64), Brunei Darussalam (65), Yordania (77), Oman (99), Qatar (112), Arab saudi (131), Indonesia (140), Mesir (153), dan Iran (163). Continue reading

Lao-Tze

Parmenides    “Manusia bijak memperlakukan semua orang seperti anak-anak.”
Laot-Tzu, Bab 49

   Apakah Laot-Tze merupakan nama dari seseorang? Inilah yang masih menjadi perdebatan para sejarawan. Pasalnya, tokoh –yang mempunyai nama– tersebut disebut sebagai salah satu filsuf yang mempengaruhi peradaban Cina sampai saat ini. Hingga tidak jarang terlihat sikap bangsa China yang sangat toleran, ramah dan tekun dalam segala hal.    Ditambah kondisi alam dan sumber daya manusia yang mengalami akselerasi dalam segal bidang, tak terkecuali teknologi. Apakah yang sebenarnya yang melatar-belakangi pola pikir bangsa China yang mengakibatkan mereka seperti perahu yang kuat dihantam badai globalisasi dan modernisasi? Siapakah tokoh yang disebut Laot-Tzu itu? Bagaimana falsafah kehidupannya? Continue reading

Mengapa [ber]-Filsafat?

Rangkuman pelajaran dari seorang [TUA] bijaksana
PP D Bams. D

FILSAFAT ITU RUWET, MENYESATKAN, TAK ADA GUNANYA, BAHKAN BERBAHAYA.
MENGAPA BERFILSAFAT

Continue reading

Misteri Gagalnya Perang Nuklir Dunia III di Tahun 1962 Oleh Pria Ini

                        Pada Oktober 1962, dunia diambang kehancuran, karena memanasnya hubungan AS dan Rusia (USSR) berpotensi besar memicu Perang Dunia 3. Namun, seorang pria berhasil menghentikannya.
Sebuah dokumenter yang dipublikasikan pada Selasa (25/9/2012) menyatakan, tindakan seorang pria menyelamatkan bumi dari perang nuklir. Ia adalah Vasili Arkhipov, awak kapal selam Rusia, yang meski jadi pahlawan tapi meninggal dunia dipermalukan dan diasingkan.

Vasili Arkhipov, awak kapal selam B-59 Russia yang berhasil membatalkan peluncuran rudal berhulu ledak nuklir dan mengagalkan perang nuklir pada tahun 1962

                      Kisahnya dimulai pada 1960-an, Continue reading