Prompt #7 True Love

https://fbcdn-photos-a-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash4/299192_10151520779825489_70921473_a.jpg

Shinta tersungkur di sudut gelap kamarnya. Wajahnya yang pucat pasi semakin menegaskan corak lebam di bawah kantung matanya. Ia tidak ingat kapan terakhir kali menangis sedahsyat ini. Perlahan terdengar panggilan lembut.

“Shinta. Kamu belum bangun? katanya temen – temenmu mau dateng kan?”

Shinta tak kuasa menjawab Ibunya. Perbincangannya dengan VivinΒ  semalam masih terekam jelas dibenaknya. Perbincangan yang membuatnya hampir gila. Ridho tu sebenernya ga pernah cinta sama lo! Kalimat itu seolah terus berputar di kepalanya. Ia menutup kedua telinganya, ingin teriak tapi energinya telah mencapai batas.

*****

*Ting Tong*
“Pagi Tante”
” Eeh Niken. Loh, kamu ga barengan sama Vivin sama Ridho?”
“Engga tante, kayanya mereke berdua nyusul deh. Shintanya ada tante?”
“Ada, lagi badmood kayanya. kamu samperin gih”
“Ok tante, aku telephon aja”
“Ya udah. Eh, tapi Shinta ga lagi berantem kan sama Ridho?”
“Oh, engga kok tante”

Shinta yang menyadari kedatangan Niken tetap memilih bungkam. Hingga Handphonenya berdering.
“Shin, gue udah sampe nih, lo baik – baik aja kan?”
“Ia gue tau, naik ke kamar gue aj Ken, gue butuh lo sekarang”

***

Shinta tak kuasa lagi menahan tangisnya, Ia membenamkan wajahnya kedalam pelukan Niken, satu – satunya sahabat yang ia anggap bisa dipercaya saat ini.
“Ini gila Ken. Gila!”
“Emang gila sih Shin, lo yang sabar ya, gue tau ini berat buat lo. Kita tunggu aja mereka berdua dateng, biar semua jelas, Ok?”

Shinta menangis sejadi – jadinya. Ia kehabisan kata – kata sekaligus kehabisan kesabarannya. Beruntung Niken bisa menenangkannya, Ia menggenggam kedua bahu sahabatnya lalu menegakannya.

“Shin, Liat gue. Lo ngerti kan posisi Vivin gimana? Lo harus sadar Shin, terima kenyataan”
“Ridho ga mungkin kaya gitu kan Ken? Vivin pasti bohongin gue, iya kan Ken?”
“Lo mungkin nganggep Vivin jahat, tp Vivin cuma mau ngebuka mata lo, sadar Shin”
“Mereka berdua jahat Ken, cuma lo yang gue harepin sekarang”
“Ok, gue ngerti. Tapi lo ga cerita ma nyokap lo soal ini kan?”

Shinta tersentak. Ia menggeleng sekuat – kuatnya. Kalimat – kalimat itu kembali memenuhi ruang gundahnya. Ridho ga pernah cinta ma lo! Tanpa sadar suara teriakan pecah menghambur dari mulutnya.
“Mamaaaa!!!”

****
Dengan tergesa – gesa Pak Mus menghapiri majikannya. Ditangannya terselip selembar kartu pos.
“Nyonya! Nyonya! Ada kartu pos baru dateng. ”
“Oh.. tumben libur – libur gini ada kiriman, salah alamat kali Pak Mus”
“Engga nya, ini ada tulisannya, To Rita Soraya, buat nyonya ini, monggo”
“Oh. ya udah makasih pak Mus”

To Tante Rita

Sebelumnya Vivin mohon maaf Tante, tapi Vivin harus jujur.
Vivin nulis ini demi Shinta, karena ini semua tentang hubungan Shinta dan Ridho.
Kemarin Vivin udah cerita semuanya sama Shinta walaupun sebenernya
Vivin ga mau ngelukai hatinya Shinta. Vivin serba salah, mohon Tante ngertiin Vivin..

Selama ini Ridho ngungkapin semua perasaannya ke Vivin, Vivin pun awalnya ga percaya.
Dari awal Ridho ga pernah mencintai Shinta dengan tulus.
Maafin Vivin Tante karena udah nutupin ini dari Shinta, dari Tante.
Yang pasti saat ini Ridho rela ngelepasin Shinta demi cinta sejatinya.
Dan Cinta sejatinya itu adalah Tante.

From Vivin

Maaf kalau Prompt nya di combo ^^v

Advertisements

40 responses to “Prompt #7 True Love

  1. adegan selanjutnya : sang tante jatuh pingsan…
    #seperti asmie sekarang# πŸ˜€

    but the truth is… I’m not feeling you in this story … sorry… ;(

  2. -kata lebam kurang cocok. Kirain tadi karena habis kena tonjokan πŸ˜€ Kalo habis nangis dahsyat, mata bengkak. Kalo kurang tidur, kantung mata kehitaman… seperti itulah. IMO πŸ™‚

    -cerita kedua yang ting tong itu kayaknya gak perlu. Cukup jelaskan kedatangan Niken dalam satu paragraf.

    -ohya, setahu saya postman gak kerja dihari libur. Jadi saya anggap itu di antar langsung oleh Vivin dan dia langsung pulang (gak mau bertemu ibu Rita). Tapi pertanyaannya kok dikartu pos? Tahu kan kartu pos sangat mudah dibaca oleh siapa pun. Coba kalo pak Mus kepo abis, tentu dia sudah baca. Atau duluan dibaca sama Shinta dan tak meneruskannya ke ibunya? Surat tertutup mungkin lebih aman. IMO lagi πŸ˜€

    -banyak yang kepeleset. tapi masih kabur soal ibu Rita sendiri. Mungkin bisa diselipin pandangan mata Niken (mungkin) ttg ibu temannya itu yang masih terlihat cantik diusianya yang kini tak muda lagi πŸ˜€ Atau dia mirip Lyra Virna kali hihihi…
    *artis satu itu cantik sekali fiuuuh…* #lospokus

    -soal twist-nya, loe berhasil wekekeke… :p

Trims for Your Comment..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s