Domino Causa Prima

Hasil dari The Power of Mind.

Sebuah reaksi berantai dari susunaan domino, Jika dipandang secara detail dan menyeluruh, maka pada dasarnya satu satunya yang dapat disebut sebab ( Fundamental ) hanyalah domino yang jatuh pertama di salah satu sisi karna dialah yang menjadi sebab jatuhnya seluruh domino dalam satu rangkaian sehingga dengan demikian seluruh domino yang jatuh itu adalah akibat dari sebab tunggal yang sama.

Dalam kehidupan sehari hari, apa yang kita pahami sebagai kausalitas hanyalah kausalitas dalam pengertian terbatas dan abstrak, seperti misalnya ketika kita membakar sesuatu dan sesuatu itu-pun terbakar, maka kita katakan bahwa ‘sesuatu itu bisa terbakar adalah akibat dari sebab kita membakarnya’ padahal ‘Kita membakar’ itu sendiri bukanlah kejadian independen, melainkan merupakan akibat juga, atau akibat dari reaksi berantai tak terbatas yang terjadi sebelum – sebelumnya, termasuk diantaranya ( misalnya ) adalah ‘karna kita punya korek api dan kenapa kita memiliki korek api itu’.  Karena seaindainya — kita tak punya korek api – kita tak bisa membakar, dan karna kita tak bisa membakar maka – sesuatu itu tidak mungkin terbakar, sepert itulah.

Sehingga antara sesuatu itu terbakar karna kita membakarnya dan karna Kita memiliki korek api, adalah dua kebenaran yang bener dalam konteks terbatas dan sempit, artinya keduanya tak mewakili kebenaran yang berlaku secara keseluruhan dari kejadian yang menyebabkan ‘sesuatu terbakar’  itu terjadi…

Point utamanya adalah ; selama sesuatu itu tidak ( terjadi ) independen, atau existensinya masih disebabkan oleh sesuatu yang lain, ia tidak memiliki pilihan. Ibarat batu yang ketika ia dilempar ke atas (sebab) tak punya pilihan untuk tidak jatuh ke bawah (akibat) .

hal ini juga dikarenakan bahwa tidak ada satupun sebab yang memiliki dua atau lebih akibat yang berbeda sehingga terbentuk yang namanya “kemungkinan” antara apakah sebab itu akan berakibat A menjadi A atau A Menjadi B kecuali oleh pengamatan yang tebatas oleh ketidaktahuan.  Oleh karna pada dirinya sendiri setiap sebab hanya mungkin memiliki satu akibat saja sehingga dua akibat yang berbeda hanya mungkin terjadi dari dua sebab yang berbeda pula ( It’s nothing choice to be ), walaupun Perbedaan itu mungkin akan sangat sangat tipis sampai sampai itu tak begitu tampak oleh manusia.

Ini semua akan berkahir pada eksistensi Ilahi sebagai Prima Kausa atau sebab pertama, atau faktor fundamental untuk segala existensi, sebab ia adalah entitas ( Dzat ) Independen sehingga hanya Dia yang memiliki kebebasan tak terbatas “Menjadi”, dan Tuhan yang “Menjadi” dalam ketidakberhinggan pilihan ini akan menciptakan tak berhingga reaksi berantai yang hanya bercabang oleh sebab tingkat pertama atau Tuhan itu sendiri, tidak selain dirinya. Lalu jika dikaitkan dengan ide awal analogi rangkaian domino, apakah artinya Tuhan merupakan bagian dari rangkaian karena ia disimbolkan dengan domino pertama? Bagi saya pribadi tidak demikian. Tuhan ada diluar rangkaian saat domino pertama jatuh dan mempengaruhi seluruh rangkaian, artinya domino pertama jatuh akibat ‘sentuhanNya’ sehingga ia berkuasa atas seluruh ragkaian tanpa harus merupakan bagian dari rangkaian tersebut.

Manusia hari ini hanyalah satu Reaksi berantai dari rangkaian tak terhingga dan terpisah pada dimensinya masing masing.

Intinya bahwa, dalam ranah mekanika kuantum sekalipun, yang mana setiap kejadian memiliki kemungkinan masa depan yang bercabang dalam multiverse berbeda, masa depan tiap tiap manusia hanya memiliki satu kemungkinan dari sisi Tuhan, dan itu adalah apa yang anda lakukan hari ini, dan apa yang anda lakukan hari ini itu dari dari apa yang terjadi pada anda sebelum sebelumnya. Begitu seterusnya.

Kita mungkin menggenggam konsep free will secara independent, Tapi tak dapat dipungikiri bahwa kita semua tergenggam ditanganNya. Ia yang tahu awal dan tahu akhir. Maha suci Tuhan.

Advertisements

2 responses to “Domino Causa Prima

Trims for Your Comment..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s